Kenapa muslimah ada yang berkerudung dan ada yang tidak


Kenapa muslimah ada yang berkerudung dan ada yang
tidak?...
Muslimah yang berkerudung ialah muslimah yang bisa:
- Hormati dirinya sendiri
- Menjaga pandangan orang lain
- Menjaga Kesucian hati orang lain
- Dan lainnya
 

Seperti salah satu pepatah:
"Hormati dirimu jika kamu ingin dihormati orang lain."
"Pakaianmu adalah cerminan jiwamu."
 

Hal-hal yang paling sering dijadikan ALASAN para muslimah
yang tidak mau berkerudung ialah:

1. Belum Siap
Belum siap karena merasa masih kotor? Masih berdosa?
Manusia itu tidak akan pernah merasa suci, bahkan di akhirat
kelak pun tidak ada Nabi yang merasa selamat. Semua
merasa takut karena kesalahan yang pernah dilakukannya.
Nabi Adam, takut karena pernah melanggar larangan buah
Khuldi
Nabi Nuh, takut karena anak istrinya saja durhaka pada Allah
Nabi Ibrahim, takut karena pernah berbohong
Nabi Musa, takut karena pernah membunuh
Nabi Isa, takut karena dirinya disamakan dengan Allah
Bahkan Rasulullah Muhammad saw pun pernah berbuat
salah, meski telah diampuni
Artinya, manusia akan senantiasa merasa berdosa.
Setinggi-tingginya ilmu, sebanyak-banyaknya amal shaleh,
sekuat-kuatnya iman, TIDAK ADA MANUSIA YANG MERASA
SUCI DI DUNIA INI, PASTI SEMUA MERASA PERNAH
BERSALAH.
Dengan kata lain, anda akan keburu mati sebelum
mengenakan kerudung jika untuk mengenakan kerudung
harus merasa baik hatinya.
2. Belum sanggup
Belum sanggup menjadi lebih baik? Kalau dibilang jahat /
genit / pengumbar aurat juga tidak mau kan? Lalu mengapa
ada pilihan yang lebih baik jg tidak mau? Jangan terpengaruh
bisikan setan
3. Orang yang berkerudung munafik
Yang berkerudung dan menutup dirinya jg saja masih bisa
dibilang munafik, apalagi yang tidak berkerudung, lebih bisa
dibilang super munafik?? munafikan mana???
Apakah itu berarti yang tidak berkerudung itu sombong
karena merasa lebih baik?
4. Belum dapat hidayah??
Hidayah itu pasti sudah pernah datang, hanya saja manusia
yang menolak dan gak mau menerimanya. Orang yang mau
menerima hidayah, karena ada niat dalam hatinya.
"Sesungguhnya setiap amalan itu dengan niat dan
sesungguhnya bagi tiap-tiap seseorang itu apa yang
diniatkan "
Allah Ta'ala berfirman:
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak
perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah
mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal,
karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)
5.Beralasan belum siap berjilbab karena mengenakannya
begitu gerah dan panas?
"Lebih mending mana, panas di dunia karena melakukan
ketaatan ataukah panas di neraka karena durhaka?" Coba
direnungkan!
6.Beralasan belum siap berjilbab karena yang penting
hatinya dulu diperbaiki?
"Hati juga mesti baik. Lahiriyah pun demikian. Karena iman
itu mencakup amalan hati, perkataan dan perbuatan. Hanya
pemahaman keliru yang menganggap iman itu cukup dengan
amalan hati ditambah perkataan lisan tanpa mesti ditambah
amalan lahiriyah. Iman butuh realisasi dalam tindakan dan
amalan"
7.Beralasan lagi karena saat ini belum siap berjilbab?
"Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa tahun depan? Apa
dua tahun lagi? Apa jika sudah keriput dan rambut ubanan?
Inilah was-was dari setan supaya anda menunda amalan baik.
Mengapa mesti menunda berjilab? Dan anda tidak tahu
besok anda masih di dunia ini ataukah sudah di alam barzakh,
bahkan anda tidak tahu keadaan anda sejam atau semenit
mendatang.

So..jangan menunda-nunda beramal baik.
Jangan menunda-nunda untuk berjilbab bagi KAUM HAWA."
Berhati –hatilah, Sesungguhnya setan & Iblis selalu membujuk supaya Kaum Wanita tidak menutup aurat, tidak berjilbab Dan lain-lain

Comments