Siapa "biang kerok" nilai ujian Matematika rendah ?

Oke, Pertama saya mau bertanya kepada Anda, apakah Anda tahu bagian otak mana yang memiliki peranan penting dalam belajar, mengingat dan juga emosi ? Ada yang tahu ?
Begini, Allah SWT menciptakan manusia dengan sempurna termasuk menciptakan otak dengan sistem yang ada, salah satu sistem yang ada dalam otak manusia adalah sistem LIMBIK, sistem ini berada di bawah korteks serebral yang memiliki peranan penting dalam belajar, mengingat dan emosi.
Sistem limbik ini memiliki lima elemen utama yaitu :

1. Hipokampus - berperan membuat kode dari informasi baru untuk disimpan dalam ingatan

2. Amigdala - berperan dalam mengatur emosi dan membentuk ingatan emosional

3. Talamus - berperan sebagai titik penyampaian yang membawa informasi sensorik ke area otak yang tepat dan juga berperan dalam kemampuan memusatkan perhatian

4. Hipotlamus - terletak di bawah talamus, mengendalikan hormon tubuh dan memainkan peranan penting dalam emosi.

5. Basal ganglia - berperan sebagai pengendali gerakan dan mengingat yang didasari oleh gerakan.
Awas diingat ya...nanti ada ujiannya

Sekarang mari kita lihat elemen Amigdala, Amigdala ini memiliki kaitan dengan persepsi negatif seseorang. Bagian ini ahlinya dalam mengingat kejadian-kejadian baik positif atau negatif seperti ketika Anda memiliki persepsi negatif tentang matematika maka bagian inilah "biang kerok"nya karena bagian ini yang bertanggung jawab terhadap ingatan yang menakutkan yang kita simpan.
Amigdala memberi tahu kita adanya kemungkinan bahaya. Jika amigdala beroperasi dengan kadar yang meningkat ketika stres dan cemas maka kortisol yang dilepaskan akan merusak tidak hanya jantung tetapi merusak otak khususnya hipokampus. (Lihat point 1)
Hipokampus merupakan pusat pembelajaran dan satu-satunya bagian dalam otak yang memiliki kemampuan menghasilkan sel-sel saraf baru.
Kortisol ini merusak sel-sel dalam hipokampus bahkan mencegah sel-sel baru terbentuk. Inilah yang mengakibatkan penyusutan dan akhirnya mempengaruhi kemampuan belajar dan mengingat kita. Bahkan menyebabkan kesulitan memanggil kembali ingatan saat kita menghadapi stres/cemas.
Jadi ketika Anda stress dalam menghadapi ujian matematika dan melupakan informasi yang Anda pahami sebelumnya, itu adalah kesalahan dari KORTISOL. kortisol-lah yang menyebabkannya. Tentu semakin Anda stres atau cemas maka semakin banyak kortisol yang dihasilkan dan akan semakin buruk cara berpikir Anda.

Sekarang saya kira sudah jelas, siapa biang kerok yang menyebabkan nilai matematika seseorang yang rendah.
Saran saya, jika mau sukses belajar matematika maka ubahlah persepsi Anda tentang matematika termasuk persepsi ketika mau ujian matematika dengan persepsi yang positif.
Ingat!
Persepsi itu mengubah apa yang kita rasakan, lalu mengubah tindakan dan pada akhirnya akan mengubah hidup kita.
Demikian semoga bermanfaat! Dan mohon ikhlaskan untuk menshare atau berbagi kepada teman-teman terdekat Anda. Terima kasih

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kunci Jawaban OSk Kebumian 2016

Seven Days Queen, Drama yang Penuh Air Mata

Soal Sejarah Tentang Peradaban India bagian 1